Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Film   

Translate

Pesona Malam di Tugu Jogja

Yogyakarta, FIMNY.org – Hello sahabat FIMNY, gimana kabarnya, mudah-mudahan sehat selalu, semoga aktifitas di bulan suci ramadhan kali ini tidak terhalang suatu apa pun. amin. Oh yach kali ini kita akan coba menceritakan atau mengilustrasikan “Pesona Malam di Tugu Jogja”. Tidak bisa di pungkiri bahwasanya ketika seseorang yang baru datang di kota Gudeg Yogyakarta yang terbesit dalam rasa inginnya adalah ingin mengunjungi atau ingin melihat seperti apasih rasa atau suasananya bila berada di tugu Yogyakarta?, karena selama ini dia cuman melihat tugu jogja dari  ilustrasi sebuah gambar atau lihatnya lewat layar tancap (televisi), oleh karena itu pasti ada keinginan suatu insan untuk mengunjungi tugu tersebut.

Tugu Yogyakarta syarat akan nilai sejarahnya, bentuknya yang sangat khas, oleh karena itu, sangat disayangkan pada para pengunjung alam wisata Yogyakarta kalau tidak sempatkan mengunjungi Tugu Jogja, suasana disekitarnya sangat begitu indah, apalagi bila kita mengunjunginya dikala waktu malam, kala berkunjung diwaktu malam  akan terlihat lebih indah lagi karena terpancar oleh lampu-lampu kendaraan yang berlalu lalang disekeliling tugu tersebut, tiap malamnya suasana di sekitar Tugu Jogja selalu ramai, ada yang sekedar nongkrong sambil ngopi, ada yang sekedar untuk berfoto-foto dan ada jugayang sekedar lihat-lihat saja, begitulah suasana malam bila kita berkunjung di Tugu Yogyakarta.

DPC PERMAHI DIY Adakan Penyuluhan di Gunung Kidul

Yogyakarta, FIMNY.org – Mahasiswa Fakultas Hukum Se-Daerah Istimewa Yogyakarta yang tergabung di dalam wadah Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DPC PERMAHI DIY) merasa terpanggil untuk mengamalkan tri dharma perguruan tinggi dalam rangka lebih meningkatkan pembinaan kepribadian yang bermoral, berkeilmuan, berjiwa pengabdian serta mempunyai kesatuan pandangan dan gerak sebagai kader profesi di bidang hukum, sebagai salah satu bentuk tujuan DPC PERMAHI DIY yaitu “Pengabdian”, oleh karena itu Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DPC PERMAHI DIY) menyelenggarakan “Penyuluhan Akte Kelahiran” pada masyarakat.

Untuk mensukseskan kegiatan Penyuluhan Akte Kelahiran tersebut, DPC PERMAHI DIY akan bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Daerah Istimewa Yogyakarta (KANWIL KEMENKUMHAM DIY), yang akan diselenggarakan pada Hari Jum’at, Tanggal 26 Juli 2013.

Dalam prosesi Penyuluhan Akte Kelahiran besok, DPC PERMAHI DIY akan menghadirkan para pemateri yang mumpuni di bidangnya, yaitu Ibu Dra. RR Sri Widyaningsih, S.H.,M.Hum.,MA dengan Bapak Adhitya Nugroho Novianta, S.H., penyuluhan tersebut akan berlangsung mulai sekitar 14.00-selesai, setelah usai penyuluhan Akte Kelahiran tersebut, ditempat dan lokasi yang sama akan dilanjutkan dengan Nonton Bareng Film yang berkaitan dengan Hukum dan diakhiri dengan Buka Puasa Bersama, adapun pelaksanaannya tersebut akan berlangsung di Karang Gunung, Desa Krambil Sawit, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mimpi

Waktu menuntut,
Ke mana langkah akan tertuju
Hari berganti, darah dan air mata menjadi saksi
Hati berserantakan terhempas bersama kesedihan
Luka  mengaung, raga merinding bersama kesunyiaan
Semangat terkubur, jeritan hati merintih
Semua menyatu tertidur dalam kepalsuan
Angan jelata dalam pangkuan
Bersorak -sorak mengikat jiwa

Merunduk dalam kesunyian
Sejenak melantunkan syair semesta
Memberi keabadian dalam kepalsuan
Terjatuh tertatih dalam kepasrahan

Tersadar,,,, mimpi mulai menyapa
Menyapu derita mengusik jeritan
Nurani berlaju membunuh angkara
Menembus sang waktu menggenggam harapan
Tertuntun bergegas merangkul mimpi
Membuka cakrawala tak bertepi
Senandungnya menumbuhkan raga yang telah mati
Membuka tabir yang tak terungkap
Menenbus gerbang keindahan
Kini langkah  berjejak kepastian
Bersenandungkan semangat
Bersemboyangkan harapan
Aku dan mimpiku akan terus mendunia,,,
Salam perdamaian

Yogyakarta, 26 Agustus 2012
Karya : Dedi Purwanto

Aku Melihat Surga di Matamu

Saat pertama kali aku melihatmu
Terasa ada yang berbeda dalam dirimu
Dia bersinar bagaikan sang rembulan
Yang memberikan  keindahan yang abadi
Sinarnya bagaikan penuntun langkahku yang tertatih
Pembangun jiwaku yang terlelap
Dan penghibur hatiku kala sepi kian merasuk
Ketika raga terhempas sang angin
 mimpiku terhimpit keraguan
Serta sayapku patah dan terjatuh
Dia datang membawa segenggam harapan
Dan selembar cinta
Lalu dia titipkan dalam jemariku
Ketika harapan itu bersemayam
Kobaran semangat kian membara
Dan ketika selembar cinta itu ku tintahi dengan pengorbanan
Bait-bait keihklasan terrangkai
Semua menyatu dan memancarkan kebahagiaan yang hakiki
Takan ku biarkan cercahan sinar itu terhalang oleh awan
Dan akan selalu ku jaga sampai hayat menjemputku

Karya : Dedi Purwanto

Istana Terbuang

Disini kami berdiri di tanah yang penuh luka
Siapa yang mau tau bahwa kami sedang berduka
Di atas hamparan yang penuh lumpur ini kami menangis
Adakah kalian mengerti

Raga kami merayap menelusuri kehampaan
Memikul lelah yang tak kunjung terobati
Mengemis kebebasan yang tak kunjung menghampiri
Mengharap belas kasihan dalam kebimbangan

Kami hanya ingin engkau tau,,
Di balik jeruji istana ini kami berangan
Istana yang penuh lumut dan debu
Tempat keping-keping mimpi berserantakan

Di balik istana terbuang ini jiwa menggigil kedinginan
Dalam gelap malam ini mimpi terus membebani
Perih dan air mata terlarut bersama heningnya kepalsuan
Seakan raga kami tak mampu berharap kepastian

Di balik istana terbuang ini jutaan tangisan mengaung
Berteriak dalam kegelapan berharap kepastian
Meski darah bercucuran
Dan hanya debu jalanan yang mendengar

Kami larut dalam untaianmu
Terlelap dalam mimpi yang panjang
Akankah semua terus membebani
Dan kau hanya bisa berlalu

Merdeka,,,merdeka,,,merdeka,,
Jiwa kami tetap terpuruk
Walau merdeka telah berkumandan
Kami berlalu bersama sejarah,,,,


Yogyakarta, 17 Agustus 2012
Karya : Dedi Purwanto

Apatis Cinta

Tahukah sikapmu membuatku bosan
Tahukah kelakuanmu membuatku muak
Awalnya kau sisipkan sayang pada-ku
Awalnya kau celupkan cinta pada-ku

Tapi kini…
Kini kutak mengerti akan sikapmu
Kau acuhkan diriku
Kini ku tak mengerti akan maumu
Kau tak perduli akan perasaanku
Tak perduli akan perasaan kita
Yang dulu menyatu dalam ikatan janji


Yogyakarta, 04 Juni 2012
Karya : M. Jamil UH

Ku Kangen

Ku kangen dengan candamu
Ku kangen dengan tawamu
Ku kangen lihat senyumanmu
Ku kangen kepada lembutnya sikapmu

Ku kangen pada dirimu, ku kangen
Ku kangen pada belaianmu, ku kangen
Ku kangen saat-saat indah bersamamu
Ku kangen harum wangi tubuhmu

Ku kangen, ku kangen 
Kapankah kita berjumpa lagi
Wahai kampung halamanku


Yogyakarta, 24 Juli 2010
Karya : M. Jamil UH

Cerahan Hati

Hati rasa tercekam
Hati rasa teriris-iris
Hati terasa gundah
Dan hati rasa terbengkalai
Bila menjauh darimu
Bila meninggalkan apa yang telah Kau ajarkan pada utusan-Mu
Akankah hati seperti batu
Yang keras tak berperasaan..?
Akankah hati seperti cuka
Yang menghacurkan bila kena sang mentari
Akankah belinang kasih
Tak Kau teteskan dalam hati
Tak Kau teteskan dalam jiwa
Hati, jiwa yang rindu lafazkan kalimat-Mu

Ya robb
Ya haliq
Ya Allah penguasa dari segala jagad
Kau menguasai pikiran..
Kau menguasai hati dan perasaan...
Kau mampu gulingkan yang tak bisa digulingkan
Kau raja di atas raja..
Tak ada raja yang bisa menandingi kekuasaanmu
Kau ,,,, Engkau..
Cukuplah Kau berkata
"Kun faya kun" (terjadilah, maka akan terjadi)

Sungguh ciptaan-Mu
Tak akan mampu meninggalkan apa yang tlah Kau isyaratkan
bila ciptaan-Mu mengingat yang Kau berikan
Sungguh... sungguh
Sungguh dari segala sungguh

*CERAHAN HATI*

Yogyakarta, Januari 2011
Karya : M. Jamil UH

Hubungan Sosial Ke-Islaman

Pengantar :
Kata sosial dan Islam adalah dua kata yang sangat erat kaitannya dan keduanya ibaratkan dua pasangan sejoli yang mana keduanya tersebut tidak dapat dipisahkan satu sama lain karena memang dalam kehidupan yang kita jalani didunia yang mana keduanya itu merupakan satu kesatuan yang utuh. Dalam menjalankan hidup ini kita dianjurkan untuk bias saling hidup antara satu sama yang lainnya, karena yang demikian tersebut sudah merupakan tanggung jawab kita sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Sebagai makhluk individu kita dianjurkan tetap tunduk dan patuh terhadap ajaran yang telah disyariatkan oleh Rasulullah Saw, begitupun sebaliknya kita sebagai makhluk sosialpun kita tetap menjalankan hidup sesuai yang telah diajarkan oleh Sunnah Rasul.

Islam sangat menganjurkan para pengikutnya untuk selalu hidup bersamaan, karena memang pada dasarnya tujuan islam itu sendiri adalah sebagai “Rahmatan Lil Alamin”. Islam menginginkan kehidupan di Dunia ini selalu hidup bersaman-sama dalam keadaan yang aman, damai, dan sejahtera.

Pembahasan :
Kegiatan-kegiatan yang bercorak keislaman di bumi pertiwi ini masih bisa kita lihat dan kita rasakan, salah satu contoh sederhananya adalah ditiap-tiap daerah banyak yang kita lihat adanya pengajian-pengajian oleh kaum ibu-ibu tiap mesjid,langgar/Mushollah, dan bahkan tiap-tiap rumahpun. Dan kitapun masih bias melihat anak-anak tidak kalah saing mereka berlomba-lomba ke tempat-tempat pengajian, merekapun perginya secara berkelompok, itu menandakan dalam diri manusia itu sendiri sudah tertanam dan bahkan mereka sudah bisa bersama-sama dan berkelompok meskipun dalam bentuk rutinitas sore hari mereka. Sadar atau tidak sadar iru semua menandakan kehidupan yang social keislaman.

Terdapat dua komunitas kelompok sebagai penopang dan kita bisa merasakan kehidupan yang sifatnya sosial-Keislaman. Pertama adalah Keluarga, dan Kedua adalah tetangga.

Dalam salah satu Hadis Nabi, mengatakan: Setiap orang yang tetangganya tidak aman dari kesalahannya bukan orang percaya sejati. (HR Bukhari dan Muslim) dalam hadist lain beliau bersabda : Seseorang yang suka makan sementara tetangganya kelaparan bukan orang percaya sejati. (Ahmad, Baihaqi).

Islam, oleh karena itu, mengharuskan semua tetangga untuk mencintai dan membantu dan berbagi duka masing-masing dan kebahagiaan. Islam menuntut mereka untuk membangun hubungan sosial di mana orang bisa bergantung pada yang lain dan menganggap hidupnya, kehormatan dan aman di antara tetangganya. Sebuah masyarakat di mana dua orang, hanya dipisahkan oleh dinding, tetap kenal satu sama lain selama bertahun-tahun, dan di mana mereka yang tinggal di daerah yang sama dari sebuah kota tidak memiliki kepentingan atau kepercayaan satu sama lain, tidak pernah bisa disebut Islam.

Selanjutnya ini datang hubungan yang lebih luas yang mencakup seluruh masyarakat. Prinsip-prinsip luas yang Islam menginginkan orang untuk struktur kehidupan sosial mereka adalah:  Untuk bekerja sama dalam tindakan kebaikan dan kebenaran dan bukan untuk bekerja sama dalam perbuatan dosa dan ketidakadilan. (Al-Maidah 5: 2)

Persahabatan kita haruslah hanya untuk mencari keridhaan Allah, apa pun yang Anda berikan harus diberikan karena Allah suka juga untuk memberikannya, dan apa pun yang Anda menahan harus dipotong karena Allah ingin. (Trimidhi)

Anda adalah komunitas terbaik yang pernah dibesarkan di antara manusia; tugas Anda adalah untuk memerintahkan orang untuk berbuat baik dan mencegah mereka dari melakukan kejahatan. (Al-Imran 3: 110)

Jangan berpikir jahat satu sama lain, atau penyelidikan atas urusan masing-masing, maupun menghasut satu terhadap yang lain. Hindari kebencian dan kecemburuan. Jangan tidak perlu menentang satu sama lain. Selalu tetap menjadi hamba Allah, dan hidup sebagai saudara satu sama lain. (HR. Muslim)

Tidak seorang di antara kamu akan menjadi seorang mukmin sejati kecuali dia suka bagi orang lain apa yang dia suka untuk dirinya sendiri. (HR Bukhari dan Muslim).

Penutup :
Sebagai Khalifah di Muka Bumi ini, kita sebagai manusia memiliki tanggung jawab antara lain : tanggung jawab sebagai makhluk individu, dan tanggung jawab sebagai makhluk sosial. Sebisa mungkin dalam menjalankan kehidupan sehari-hari diharuskan untuk bias membuat orang senang dengan keberadaan kita, karena yang demikian itu adalah merupakan tanggung jawab kita sebagai makhlus sosial.
Islam mengajarkan kepada kita untuk selalu beribadah dan beramal. Beribadah merupakan bentuk tangung jawab vertical kepada Sang Khaliq, sedangkan dalam beramal merupakan tanggungjawab horizontal (sesama manusia, dan ciptaan Tuhan lainnya) dan sekaligus yang berhubungan langsung dengan Sang Khaliq.

* Penulis : Jamaludin,S.E.I. (Kandidat Magister Ekonomi Pembangunan UGM Yogyakarta)
 Tulisan ini pernh disampaikan pada Diskusi Rutin FIMNY pada Hari Jum’at, 25-05-2012 di depan Gedung Rektor UNY

Persiapan Pembentukan Organisasi Masyarakat Ncera Bima Se-Jabodetabek

Bapak Raihan Saat Memandu Acara
FIMNY.org - Halo Sahabat Fimny bagaimana kabarnya kali ini? Semoga sehat wal'afial dan selalu dalam lindungan-Nya. Semoga juga puasanya lancar hingga sama-sama kita meraih kemenangan di hari nan fitri nanti.

Kali ini Fimny punya kabar terbaru. Kabar ini datang dari keluarga besar masyarakat Ncera Bima yang berada di Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek). Tadi malam, tepatnya hari Minggu tanggal 21 Juli 2013 bertempat di rumah salah seorang keluarga Ncera di Depok, telah diadakan rapat. Rapat ini selain sebagai tindak lanjut pertemuan yang diadakan di Kota Bekasi beberapa waktu yang lalu, juga membahas beberapa agenda pokok terkait pembentukan sebuah wadah yang akan menaungi masyarakat Ncera Bima yang berada di Jabodetabek.

Pertemuan ini dihadiri sebanyak 40 orang, yang berasal dari kalangan muda dan tua dari berbagai latar belakang, yang semuanya merupakan warga Ncera yang tersebar di Jabodetabek. Acara dimulai dengan buka puasa bersama, shalat magrib dan santapan makanan takjil lainnya.

Sebagai langkah persiapan, dibahas beberapa agenda sebagai berikut:

Pertama, forum sepakat akan membentuk sebuah organisasi induk yang menaungi atau mewadahi komunitas/masyarakat Ncera Bima yang ada di Jabodetabek. Hal ini sebagai langkah maju karena selama ini belum ada forum resmi yang menaungi komunitas Ncera Bima di Jabodetabek, padahal jumlah orang Ncera Bima sudah mencapai ribuan orang yang tersebar di seluruh daerah Jabodetabek.

Upaya membentuk komunitas induk semacam ini memang bukan hal yang baru. Beberapa tahun yang lalu telah dilakukan upaya yang sama, namun karena beberapa kendala, upaya untuk membentuk organisasi tersebut pun belum berhasil.

Kedua, akan dilakukan forum silaturahmi yang rencananya akan dilakukan pada tanggal 13 Oktober 2013 bertempat di Kota Bekasi. Pemilihan tempat Kota Bekasi karena memang sebagian besar orang Ncera berada di Bekasi, sementara penetapan tanggal lebih dikarenakan alasan untuk lebih leluasa mempersiapkan secara matang kegiatan silaturahmi, selain juga pada tanggal tersebut sudah melewati suasana lebaran. Jadi masyarakat Ncera yang kebetulan pulang kampung ke Bima untuk lebaran sudah kembali ke Jabodetabek.

Ketiga, dalam waktu dekat akan diadakan pertemuan khusus oleh Tim Inti (Tim Perumus) yang bertugas merumuskan skenario pelaksanaan silaturahmi pada 13 Oktober mendatang, termasuk pembentukan Tim Pelaksana dan penggalangan dana. Untuk memenuhi kebutuhan dana kegiatan silaturahmi, anggota inti dari kegiatan silaturahmi ini, yakni mereka yang terlibat aktif secara langsung dalam beberapa kegiatan persiapan, akan dikenakan iuran wajib uang sebanyak Rp. 100.000,- per orang. Di luar anggota inti, iuran hanya bersifat sukarela sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Keempat, kegiatan silaturahmi pada tanggal 13 Oktober nanti merupakan forum bersama bagi masyarakat Ncera Bima se Jabodetabek untuk menyamakan persepsi/pandangan tentang kebulatan tekad pembentukan organisasi permanen yang akan mewadahi komunitas Ncera Bima se Jabodetabek. Melalui forum silaturahmi tersebut diharapkan akan mendapatkan masukan-masukan yang positif untuk langkah selanjutnya yang akan dilakukan, terutama untuk pembentukan organisasi yang permanen.

Kelima, organisasi permanen akan dibentuk setelah dilakukannya silaturahmi pada tanggal 13 Oktober 2013. Terkait tanggal dan tempat pelaksanaan belum mengemuka pada pertemuan kali ini. Langkah ini sebagai upaya untuk menjaring respon dan harapan/keinginan masyarakat Ncera melalui forum silaturahmi yang dilakukan. Masukan-masukan yang diperoleh melalui silaturahmi akan menjadi dasar untuk pembentukan organisasi permanen, terutama dari segi kelembagaan.

Keenam, organisasi permanen Komunitas Bima Ncera Jabodetabek yang dibentuk kelak diharapkan dapat menampung kerinduan/kebutuhan serta kepentingan masyarakat Ncera Jabodetabek tanpa terkecuali. Oleh karena itu, strukturnya organisasi akan dibentuk dengan memadukan potensi kalangan muda dan tua, sesuai dengan porsi/kapasitas dan kemampuannya.

Ketujuh, untuk memenuhi tuntutan perkembangan teknologi informasi, setelah terbentuk organisasi permanen nanti akan dibangun sebuah website khusus sebagai media sosialisasi dan silaturahmi antar anggota dan memperkenalkan organisasi pada dunia. Website ini juga sebagai langkah untuk mensosialisasikan kegiatan-kegiatan (agenda) organisasi, Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), struktur organisasi, profil anggota, serta langkah-langkah stategis lainnya. Semua dalam rangka membangun sebuah komunitas yang solid dan memiliki dampak positif bagi masyarakat Ncera Bima yang berada di Jabodetabek khususnya, dan masyarakat pada umumnya.

Demikian agenda pertemuan tersebut, semoga kegiatan tersebut menjadi langkah awal yang baik bagi kebersamaan dan silaturahmi bagi masyarakat Ncera Bima Jabodetabek. Tantangan berikutnya adalah bersama menguatkan dan menyatukan komiten untuk kebaikan organisasi dan masyarakat Ncera Bima ke depan agar mampu memberi sumbangsih yang nyata bagi masyarakat Ncera Bima Jabodetabek dan kampung halaman Ncera khususnya dan masyarakat umumnya. Amin!



Meriahnya Buka Puasa Bersama di Rumah Pembina

FIMNY.org – Nikmat tak terhingga bila kita berkumpul bersama orang-orang yang tersayang. Suasana meriah yang terpancar didalam wajah semua anggota FIMNY, karena sore itu diadakan Buka Bersama (Buber) dengan salah satu Pembina Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY), bertemu dengan pembila terlihat sangat jarang, karena kesibukan dari setiap individu-individu para anggota dan juga kesibukan dari pembina itu sendiri, namun komunikasi via telepon atau media online terlihat lancar, tapi di moment buka puasa bersama inilah saling bertemu dan sharing terkait perkembangan FIMNY atau sekedar silaturrahmi, agar emosional diantara Pembina dan seluruh anggota FIMNY terjalin semakin akrab dan semakin harmonis, kebersamaan yang sungguh luar biasa tak ternilai dengan apa pun jua, itulah nikmat kebersamaan yang terasa saat itu, dalam kepengurusan Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) ada beberapa orang Pembina yang selalu memberikan dukungan, saran maupun kritik dalam berjalannya roda organisasi, saran atau kritik tersebut diberikan baik bertemu langsung atau pun memberikan saran atau masukan melalui via telepon atau media online, dalam acara buka puasa bersama kali ini yaitu dilakukan buka bersama dengan Pembina FIMNY Ibu Neni Iryani, S.Si, beliau adalah alumni dari Universitas Gadjah Mada, Pembina FIMNY tersebut berasal dari Desa Ncera Kecamatan Belo Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, namun beliau sudah lama di Yogyakarta dan telah bertempat tinggal di Yogyakarta serta telah memiliki satu orang anak. 

Kegiatan buka puasa bersama dengan Pembina yang diselenggarakan oleh Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) tersebut berlangsung meriah dan mengasikkan karena pada saat itu hampir semua anggota FIMNY hadir dalam acara buka bersama tersebut. Adapun kegiatan tersebut diselenggarakan pada hari Selasa Tanggal 16 Juli 2013. Acara ini diselenggarakan oleh organisasi Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) dan terselenggara di rumah kediaman Pembina Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) ibu Neni Iryani, S.Si, yang beralamat di jalan Kaliurang Kilometer 7, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Meriahnya Prosesi Buka Bersama di Sekretariat FIMNY

FIMNY.org – Hello sahabat FIMNY, gimana kabarnya, mudah-mudahan sehat selalu, semoga aktifitas di bulan suci ramadhan kali ini tidak terhalang suatu apa pun. amin. Oh yach kali ini kita akan coba menceritakan terkait acara buka bersama yang dilakukan awal puasa kemarin, beginilah ceritanya. Suasana meriah yang terpancar berseri-seri didalam wajah semua anggota FIMNY, karena sore itu diadakan Buka Bersama (Buber) di hari pertama (versi pemerintah), dihari itu ada juga beberapa anggota FIMNY yang sudah menginjak hari kedua puasa, pada saat buka puasa bersama tersebut dihadiri oleh seluruh anggota FIMNY dan dihadiri juga oleh beberapa teman-teman organisasi lain yang diundang pada acara tersebut. Disetiap anggota FIMNY terlihat dari pancaran wajahnya yaitu terlihat senyum manis dan rasa senang karena pada saat hari pertama mereka berpuasa diadakan buka puasa bersama, disetu terlihat kekompakan mereka, saling canda tawa sebelum tiba waktunya berbuka puasa, kegiatan buka puasa bersama tersebut membuktikan selogan FIMNY yaitu “Kawara Angi”, dalam suka dan duka saling mengingat sesama dalam setiap langkah gerak, kebersamaan yang sungguh luar biasa tak ternilai dengan apa pun jua, itulah nikmat kebersamaan yang terasa saat itu. 

Kegiatan buka puasa bersama Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) tersebut berlangsung sederhana namun mengasikkan karena pada saat itu semua anggota FIMNY ikut memeriahkan acara buka bersama tersebut. Adapun kegiatan tersebut diselenggarakan pada hari Rabu Tanggal 10 Juli 2013. Acara ini diselenggarakan oleh organisasi Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) dan terselenggara di Sekretariat Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) beralamat Samirono CT VI/044, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Meriahnya Penyambutan Mahasiswa Baru

Suasana saat Pentas
 FIMNY.org – Sudah menjadi rutinitas tiap tahunnya bagi keluarga besar Bima yang berada di Yogyakarta, yaitu menyambut mahasiswa yang baru datang menginjakkan kakinya di kota gudeg Yogyakarta. Canda tawa yang terpancar dari raut wajah para calon mahasiswa dan calon mawasiswi baru kali ini, karena mereka terharu biru dengan penyambutan yang dilakukan oleh para kakak-kakak mereka (senior) yang telah dahulu berada di kota Yogyakarta. Pada tiap tahunnya orang Bima calon mahasiswa dan calon mahasiswi baru yang datang di Yogyakarta hampir ratusan orang, terlihat kemeriahan mereka sangat kental ketika penyambutan mahasiswa baru tersebut.

 Kegiatan penyambutan mahasiswa baru kali ini mengangkat tema “Cua Meci Angi di Dana Ra Rasa Dou”, tema tersebut mengandung arti atau makna bahwasannya kita sebagai orang-orang yang sama-sama berada di kampung halaman orang, sepatutnya kita saling sayang menyayangi, bantu membantu, menyatukan ide dan pikiran kita untuk saling menjaga dan saling melindungi antara satu dengan yang lainnya.

Rutinitas wajib dalam satu kali satu tahun ini diselenggarakan oleh organisasi induk Bima yang berada di kota gudeg Yogyakarta yaitu organisasi “Keluarga Pelajar Mahasiswa Mahasiswa Bima Yogyakarta (KEPMA Bima-Yogyakarta)”, dalam acara tersebut yang menjadi ketua panitia yaitu saudara Khairul Qalbi dan sekretaris panitia saudara Agus Setiawan. Pada acara tersebut juga dimeriahkan oleh tarian daerah Bima yang dipersembahkan oleh lembaga otonomi KEPMA Bima-Yogyakarta yaitu “Komunitas Rimpu” dan juga dimeriahkan dengan dendangan lagu-lagu yang diiringi dengan gitar yang dipersembahkan oleh teman-teman Bima.

Adapun kegiatan penyambutan mahasiswa baru bertema “Cua Meci Angi di Dana Ra Rasa Dou” tersebut diselenggarakan pada hari Sabtu Tanggal 06 Juli 2013 pukul 18.00-selesai. Acara ini dipersembahkan oleh organisasi “Keluarga Pelajar Mahasiswa Mahasiswa Bima Yogyakarta (KEPMA Bima-Yogyakarta) dan diselenggarakan di Asrama Mahasiswa Sultan Abdul Kahir Bima-Yogyakarta.


Suasana Pada Saat Acara Penyambutan Mahasiswa Baru

Siap-Siap, Habis Lebaran Dibuka Besar-besaran Lowongan CPNS Tahun 2013


FIMNY.org - Halo sahabat Fimny dimanapun berada. Kali ini, FIMNY punya kabar gembira buat sahabat FIMNY di seluruh nusantara yang punya minat bergabung untuk memajukan birokrasi negeri tercinta. Tak tanggung-tanggung, bakal ada 295 instansi pusat dan daerah yang akan membuka peluang CPNS untuk sabahat semua. Jadi, siapkan dirimu dengan matang dan bersainglah secara fair.

Seperti kami kutip dari detik.com, sebanyak 295 instansi pemerintah bakal menggelar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur pelamar umum. Pengumuman lowongan dijadwalkan akan dilakukan sehabis lebaran, atau sekitar minggu ketiga-keempat bulan Agustus 2013, yang dilanjutkan dengan pendaftaran.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN) Azwar Abubakar mengatakan, untuk seleksi CPNS pelamar umum ini direncanakan menggunakan sistemcomputer assisted computer (CAT), yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Pelaksanaan tes akan dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November," ujar Azwar seperti dikutip detikFinance, Kamis (18/7/2013).

Azwar menambahkan, dari 295 instansi yang akan menggelar seleksi CPNS dimaksud, terdiri dari 68 kementerian/lembaga, 30 pemerintah provinsi, serta 197 kabupaten/kota.

Kepala BKN Eko Soetrisno ikut mengungkapkan, saat ini di kantor pusat BKN tersedia 2 CAT station dengnan kapasitas 140 komputer. Sedangkan di daerah tersedia 600 komputer yang tersebar di 12 kantor regional (kanreg), masing-masing 50 komputer.

Keduabelas Kanreg dimaksud adalah Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Makassar, Jakarta, Medan, Palembang, Banjarmasin, Denpasar, Manado, Pekanbaru, dan Jayapura (dalam proses).

"CAT memang tidak didesain untuk pelaksanaan tes secara massal dan masif," ujar Eko menambahkan.

Sebagai contoh, instansi yang memiliki 100 unit personal computer (PC), dapat melaksanakan tes dengan sistem CAT bagi 500 orang setiap hari (5 sesi) atau 3.000 peserta dalam seminggu (6 hari kerja).

Perlu Sahabat FIMNY ketahui, pemerintah saat ini sedang melakukan reformasi birokrasi dari pusat sampai daerah. Imbasnya tiada lain adalah meningkatnya kesejahteraan PNS melalui peningkatan gaji/pendapatan. Peningkatan pendapatan tersebut saat ini kita kenal dengan paket remunerasi. Dan beberapa kementerian/lembaga pusat sudah menerapkan remunerasi. Sebut saja Kementerian Keuangan. Gaji PNS di kementerian ini sudah bisa dikatakan memenuhi kriteria sejahtera.

Jadi, tunggu apalagi? Siapkan dirimu dan rajin-rajinlah buka-buka internet mulai sekarang hingga setelah lebaran nanti. Siapsiaplah menghadapi persaingan yang bakal diikuti jutaan manusia dari seluruh negeri untuk meraih kursi empuk birokrasi. Kenapa tidak, saat ini pemerintah tengah berupaya keras melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan kesejahteraan PNS. Bukan tidak mungkin, 3 sampai 10 tahun ke depan, gaji PNS bisa mencapai puluhan juta, baik PNS pusat maupun daerah.

Mmmmm.... menggiurkan bukan?


Tanpa Judul


Tulus mu memberi
Ikhlasmu mengasihi
Luluhkan hati dan sanubari

Tiada paragraf
Tiada kalimat
Tiada kata
Tiada huruf
Yang bisa ku sanggah
Yang bisa kupungkiri

 Hanya kata syukur, penuh kasih
Yang terangkai
Dalam bait do’a ku

Rasa pahit ku anggap manis
Hitam ku anggap putih

Bersayapkan pelangi
Satu kata, berbaris maju

Perbedaan anggaplah warna
Penuh keindahan
Yang menampakkan keharmonisan
Menggali kesejukan

Satukan pikiran, erat bagai tali
Rangkai yang terberai
Menyatu, awal jejak langkah mu

Ungkapkan pikiranmu
Ungkapkan perasaanmu
Ungkapkan rasamu
Dengan jiwa penuh rasa
Damai tanpa siksa
Sejatinya hati, jiwa, pikiran dan tindakan itu harus satu

Yogyakarta, 17 Januari 2011
Karya : M. Jamil UH

Lagu Daerah Bima Membangkitkan Hati (Kalimat Sahadat)

FIMNY.org – Selamat beribadah puasa sahabat FIMNY, bagaimana kabarnya saat ini? Mudah-mudahan sehat selalu. Amin. Mengingat saat ini bulan penuh berkah, bulan penuh ampunan, maka kita akan memperbanyak amal ibadah kita dengan cara seperti apa yang bisa kita lakukan, seperti halnya saudara “Ariansyah Syarbini”, dia adalah Musisi daerah Bima, sebelumnya beliau pernah pernah menyanyikan lagu tentang tragedi Sape dan Lambu dengan judul lagu “Rasa Ma Sarusa”, tapi kali ini dia meluncurkan single hits religi terbarunya.

Dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1434 H tahun ini, saudara Ariansyah Syarbini, mempersembahkan sebuah single hits religi terbaru dan terbaik untuk kita semua yang berjudul “Kalimat Sahadat”. Semoga lagu ini bisa bermanfaat dan menambah khusyuk ibadah kita di bulan Ramadhan ini. Lagu ini bisa didownload dan didengarkan secara gratis serta diperbolehkan (bila perlu diharuskan) untuk disebarluaskan kepada saudara, teman, tetangga dan orang lain, baik itu dengan membagi (men-share) ulang tulisan ini di dinding masing-masing, maupun dengan membagi langsung file mp3 yang sudah didownload. Dengan harapan, semakin banyak orang yang mendengarkan lagu ini, semoga semakin banyak pula amal baik kita bersama yang dihitung pahala oleh Allah SWT di bulan suci ini. Terakhir, wara si ma kura, mboto kangampu mada, ede kekurangan la mada. Wara si mancewi, ta renta syukur ta Ruma, ede ncewi dari ndai Ruma., begitulah pesan singkat dia via facebook.com.

Lagunya sangat indah di dengar, lantunan isi syair-syair dan bait-bait yang terangkum dalam lagu tersebut juga bisa membangkitkan semangat kita untuk mau menata diri agar bisa lebih baik lagi, mengajarkan selalu lisan kita untuk mengucap dengan ikhlas kalimat mulia, yaitu Kalimat Sahadat.

Inilah penggalan lagunya:

“Kalimat Sahadat”
Voc: Ariansyah Syarbini
Cipt: Ariansyah Syarbini
Music: Ariansyah Syarbini

Renta ka ambi
Kai ade ma imbi
Kalimat sahadat
Kai ade ma hodi
...

(selanjutnya silahkan mendownload dan mendengarkan langsung)

link to download:

http://www.mediafire.com/listen/x6nnvlksztb83vu/Kalimat_Sahadat.mp3

Bentuk Pengabdian DPC PERMAHI DIY Pada Masyarakat

Yogyakarta - FIMNY.org. PERMAHI merupakan organisasi kader profesi hukum yang berdasarkan pada pendidikan di bidang hukum dan berbentuk organisasi kader profesi dibidang hukum. Sebagai ruh perjuangannya PERMAHI memiliki tujuan :

1.    Terbinanya insan hukum yang berkepribadian dan bermoral PANCASILA, berkeilmuan dan berkemampuan profesi serta memiliki rasa kesejawatan;

2.    Membina dan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum warga masyarakat.

Sebagai wujud pengimplementasian dan pengabdian kepada masyarakat, Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DPC PERMAHI DIY) menyelenggarakan “Pengadvoasian dan Penyuluhan Kepada Anak Jalanan” yaitu pada anak jalanan yang tergabung dalam “Komunitas Oemah Keong”, Pengadvoasian dan Penyuluhan tersebut terselenggara pada Hari Kamis Tanggal 20 Juni 2013 pukul 17.00-20.00 di pojok Simpang Empat Druwo, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam acara Pengadvoasian dan Penyuluhan tersebut berlangsung dengan lancar, acara tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DPC PERMAHI DIY) periode 2012-2013, antusias masyarakat pengemis dan anak jalanan yang tergabung dalam “Komunitas Oemah Keong” tersebut sangat besar, itu terbukti adanya interaksi yang intens antara Pengurus DPC PERMAHI DIY dan Komunitas Oemah Keong, dan sebagai bentuk komitmen DPC PERMAHI DIY, sampai saat ini masih mengawal anak-anak jalanan yang tergabung dalam komunitas Oemah Keong tersebut.

Mahfud MD Ceramah Tarawih di Maskam UGM

FIMNY.org. Selamat sore sahabat FIMNY, bagaimana kabarnya saat ini? Mudah-mudahan sehat selalu. Amin. Oh yach ada yang tahu gak tokoh nasional Mahfud MD, saya yakin pasti pada tahu kan? Tempe kale,, hehe.. oh yach sabat FIMNY, pasti pada tempekah (tahu) mantan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2011, Bapak Mahfud MD yang mempunya nama lengkap Prof. Dr. H. Mahfud MD,SH., SU, beliau nanti malam Tanggal 14 Juli 2013 akan menyampaikan tausiyah (ceramah) Tarawih di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, informasi tersebut sesuai dengan hasil lansiran tim FIMNY.org di papan informasi Masjid Kampus UGM.

Tokoh Nasional yang terlahir dengan nama lengkap Mohammad Mahfud ini pernah menempuh pendidikan sarjana di FH UII, dan kemudian melanjutkan pascasarjana dan doktornya di Universitas Gadjah Mada (UGM), beliau juga pernah menjadi Menteri Pertahanan, menjadi hakim konstitusi melalui jalur DPR, serta pernah menjabat di berbagai lembaga negara di Indonesia, jadi ilmu dan pengetahuannya pasti tidak bisa diragukan lagi. Ilmu, pengetahuannya itulah yang nanti malam akan beliau share ke jamaah Masjid Kampus UGM.

Oleh karena itu, kepada seluruh warga dan masyarakat yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang penasaran dan ingin mendengarkan tausiyah dari Bapak Mahfud MD, agar meringankan langkahnya nanti malam di masjid kampus UGM.

Kasus Penipuan Via SMS atau Telepon Merajalela

FIMNY.org. Selamat pagi sahabat FIMNY, tulisan kali ini kami akan coba menyajikan tema “Penipuan Via SMS atau Telepon Merajalela”, mudah-mudahan sedikit pengetahuan dan pengalaman yang kami sajikan dalam tulisan ini bisa untuk jadi bahan bacaan atau sekedar bahan sharing pengetahuan agar lebih berhati-hati lagi apabila menerima sms/telepon dari orang yang tidak dikenal atau dari seseorang yang mengatasnamakan dirinya seseorang yang kita kenal, yuuk kita simak bersama-sama sajiannya dibawah ini.

Penipuan merupakan sebuah kebohongan yang dibuat untuk keuntungan pribadi tetapi merugikan orang lain, meskipun ia memiliki arti hukum yang lebih dalam, detail jelasnya bervariasi di berbagai wilayah hukum.

Seperti R. Sugandhi (1980 : 396-397) menjelaskan Penipuan merupakan tindakan seseorang dengan tipu muslihat, rangkaian kebohongan, nama palsu dan keadaan palsu dengan maksud menguntungkan diri sendiri dengan tiada hak. Rangkaian kebohongan ialah susunan kalimat-kalimat bohong yang tersusun demikian rupa yang merupakan cerita sesuatu yang seakan-akan benar.

Biasanya seseorang yang melakukan penipuan, adalah menerangkan sesuatu yang seolah-olah betul atau terjadi, tetapi sesungguhnya perkataannya itu adalah tidak sesuai dengan kenyataannya, karena tujuannya hanya untuk meyakinkan orang yang menjadi sasaran agar diikuti keinginannya, sedangkan menggunakan nama palsu supaya yang bersangkutan idak diketahui identitasnya, begitu pula dengan menggunakan kedudukan palsu agar orang yakin akan perkataannya.


Kasus Penipuan Via SMS/Telepon

Kemarin pada hari Jumat Tanggal 12 Juli 2013 pukul 08:15 saya dikejutkan dengan datangnya sms dari nomor 081554441788 yang berbunyi : “Saya Bapak Rizal Qosim (Pudek III Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), Kami sampaikan kepada sauda Anjar (nama samaran atau yang disamarkan), diharapkan menghubungi Bapak Prof. Dr. Musa Asyari (HP: 08161622116), sehubungan anda ditunjuk mengikuti Seminar Nasional DITJEN DIKTI, Perihal ; Undangan peserta Peningkatan Mutu Pendidikan Karakter Mahasiswa, Penelitian dan Pemberian Bantuan Dana Usaha 2013, yang dilaksanakan pada tanggal 20-21 Juli 2013 di Hotel Borobudur Jakarta”.

Karena saya tidak membalasnya, sehingga berulang kali sms tersebut masuk dengan bunyi sms yang sama, dan yang kesekian kalinya masuk lagi sms dari nomor 081554441788 (nomor yang sama seperti nomor yang yang disebutkan diatas), isi sms-nya seperti ini : “Saya Bapak Rizal Qosim (Pudek III Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), Kami sampaikan kepada sauda Anjar (nama samaran atau yang disamarkan), diharapkan menghubungi Bapak Prof. Dr. Musa Asyari (HP: 08161622116), sehubungan anda ditunjuk mengikuti Seminar Nasional DITJEN DIKTI, Perihal ; Undangan peserta Peningkatan Mutu Pendidikan Karakter Mahasiswa, Penelitian dan Pemberian Bantuan Dana Usaha 2013, yang dilaksanakan pada tanggal 18-19 Juli 2013 di Hotel Borobudur Jakarta”. (kok tanggal pelaksanaannya beda yach? Yang pertama tertera “pelaksanaannya pada tanggal 20-21 Juli 2013 di Hotel Borobudur Jakarta” sedangkan bunyi sms yang lain “dilaksanakan tanggal 18-19 Juli 2013 di Hotel Borobudur Jakarta”, Bertanya dalam hati), pasti ini cuman sms penipuan, begitu kuberucap dalam hati.

Beberapa saat kemudian, karena melihat saya tidak menghiraukan (tidak merespon) sms tersebut, saya dikejutkan dengan datangnya telepon dari nomor yang sms tersebut (081554441788), lalu dengan santunnya dia membawa salam, dan memperkenalkan namanya “Pak Rizal Qosim (Pudek III Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)”, dengan lincahnya sang penipu tersebut menjelaskan perihal dari maksud dia menghubingi atau menelepon saya, dia menjelaskan bahwa saya adalah salahsatu dari 5 mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang ditunjuk untuk mengikuti Seminar Nasional DITJEN DIKTI, Perihal ; Undangan peserta Peningkatan Mutu Pendidikan Karakter Mahasiswa, Penelitian dan Pemberian Bantuan Dana Usaha 2013, yang dilaksanakan pada tanggal 20-21 Juli 2013 di Hotel Borobudur Jakarta”, dan penelepon tersebut menjelaskan bahwasannya semua akomodasi, transportasi dan lain sebagainya tersebut akan ditanggung oleh pihak DITJEN DIKTI, dana untuk itu semua akan ditransferkan ke rekening para peserta yang diundang tersebut senilai Rp. 8.000.000,- (delapan juta rupiah).

Setelah dia menjelaskan panjang lebar terkait tujuannya tersebut lalu yang penelepon tersebut berbesar agar segera meelepon Bapak Prof. Dr. Musa Asyari (HP: 08161622116), setelah itu dia berpesan lagi, jangan lupa hubungi secepatnya yach, lalu saya menjawabnya “ia pak, nanti saya telepon beliau, saya pergi isi pulsa dulu”, lalu dia bawa salam tanda dia menutup perbincangan tersebut, saya menjawab salamnya, lalu teleponnya di matikan. Hehehe, (lugu sekali yach saya menjawabnya), berpikir dalam hati, masa ia seorang rektor mau menelepon langsung mahasiswa-mahasiswa kalau hanya emang terkait masalah itu. Yach mungkin aja cih benar, apa salahnya tak coba tuk telpon beliau, begitu saya berpikir dalam hati.

Bergegas saya pergi ke counter untuk membeli pulsa, gak usah isi banyak-banyak dech, isi 5 ribu aja (berpikir dalam hati, hehe). Sesampainya di counter lalu saya mengisi pulsa, usai mengisi pulsa lalu saya menghubungi 08161622116 (yang mengatasnamakan rektor UIN SUKA tersebut), sang pemilik nomor tersebut mengangkatnya dan saya memberi salam lalu sang penipu tersebut menjawab salam tersebut, lalu saya menanyakan “apakah benar ini dengan Bapak Musa Asyari”,  ini saya Anjar (nama samaran atau yang disamarkan), saya dapat informasi dari pak Rizal Qosim (Pudek III Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), bahwasannya saya ditunjuk sebagai salahsatu Undangan peserta mengikuti Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh DITJEN DIKTI, acara tersebut terkait Peningkatan Mutu Pendidikan Karakter Mahasiswa, Penelitian dan Pemberian Bantuan Dana Usaha 2013, yang dilaksanakan pada tanggal 18-19 Juli 2013 di Hotel Borobudur Jakarta. Apakah itu benar, saya bertanya pada seseorang yang mengaku diri rektor uin tersebut, lalu orang tersebut menjawabnya, “ia bener sekali, sudah dari kemarin-kemarin saya menunggu telepon dari Anjar (nama samaran atau yang disamarkan), kok baru sekarang teleponnya? Dia bertanya”, oh iya pak, saya baru dapat informasi tadi pagi, makanya baru saya hubungi bapak sekarang (begitu saya menjawab), oh begitu ceritanya..

Lalu dia menambahkan “emang benar perihal undangan tersebut”, sang penipu itu menjawab, dia melanjutkan obrolannya “kebetulan ini saya lagi bersama panitia dari acara Seminar Nasional DITJEN DIKTI tersebut, ini lagi saya los spikier dan mendengarkan bersama-sama dengan pihak DITJEN DIKTI, tersebut menambahkan penjelasannya bahwasannya semua akomodasi, transportasi dan lain sebagainya tersebut akan ditanggung oleh pihak DITJEN DIKTI, dana untuk itu semua akan ditransferkan ke rekening para peserta yang diundang tersebut senilai Rp. 8.000.000,- (delapan juta rupiah)” oleh karena itu saudara Anjar (nama samaran atau yang disamarkan) diharapkan ikut diacara tersebut, lalu saya menjawab, “insya Allah saya akan ikut, karena kebetulan pada tanggal tersebut saya tidak ada acara”, lalu dia menjawab lagi “ok, kalau begitu sebutkan nomor rekeningmu, karena saat ini pihak DITJEN DIKTI juga mendengar suaramu dan obrolan kita ini akan direkam”, lalu dengan lugunya saya menyebutkan nomor rekeningku.

Berlanjut dia menanyakan, “berapa saldo didalam rekeningmu saat ini sebelum nanti dari pihak DITJEN DIKTI mentransfer uang tersebut?”, saya bertanya dalam hati, haah, apa-apaan ini, kok Tanya-tanya saldo juga, hhmmm…dari obrolan tersebut, udah semakin bertambah ketidakyakinan dengan semua ini. Lalu pulsa saya habis, dan obrolan lewat telepon itupun terputus, kemudian saya mengirim pesan via sms ke nomor 08161622116 (yang mengatasnamakan rektor UIN SUKA tersebut), “pulsa saya saat ini sudah habis, nanti saya akan kroscek langsung ke fakultas dan kerektorat terkait informasi yang saya peroleh ini”.

Dikarenakan pagi kemarin (hari Jumat Tanggal 12 Juli 2013) saya ada kesibukan lain, sehingga paginya saya belum bisa kroscek di kampus, tiba waktunya sore hari dan kesibukan lain hari itu tidak ada lagi, lalu saya bergegas menuju kampus menanyakan terkait masalah itu di Dekanat Syariah dan Hukum, ternyata pelayanan kantor di bulan Ramadhan telah ditutup jam 1 siang, kemudian saya bergegas turun (karena kantor dekanat berada di lantai 2), setelah saya sampai dilantai 1 lalu bergegas kehalaman depan timur Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, di halaman fakultas saya bertemu dengan beberapa sahabat-sahatku, ternyata kedatangan mereka dikampus mengalami kasus yang sama, yaitu kasus penipuan yang seperti saya uraikan diatas.

Dikarenakan pelayanan di fakultas dah tutup, lalu saya dan beberapa sahabat yang mengalami kasus serupa tersebut berinisiatif mendatangi gedung rektorat dan menanyakan langsung terkait informasi tersebut, lalu sampainya di gedung rektorat, ternyata masih sama, hamper semua karyawan sudah tidak ada lagi, lalu bergegas di ruang bagian akademik, ternyata masih ada beberapa karyawan yang masih menyelesaikan pekerjaannya, dan langsung kami menyamperi salahsatu karyawan bagian akademik tersebut, lalu kami menceritakan tentang kejadian tersebut, lalu bapak tersebut menjawab, “kalau terkait informasi tersebut didak benar adanya, masa seorang rektor menghubungi langsung mahasiswanya mengenai hal yang demikian?, tapi agar lebih menyakinkan kalian lagi, alangkah baiknya kalian kroscek di fakultas atau coba hubungi pembantu dekan atau dekan via telepon”, okelah kalau informasinya seperti itu, nanti kami akan coba menghubungi dekan atau Pudek menanyakan terkait informasi tersebut.

Usai menghadap digedung rektor (menanyakan kejelasan informasi tersebut), lalu saya telepon salahsatu sahabat saya, dan meminta nomor telepon dekan atau pembantu dekan, lalu sahabat saya tersebut menjawab, oke, nanti saya cek dulu di hand phone saya, nanti kalau ada, saya sms ke sampean (begitulah sahabat saya berucap via telepon), lalu beberapa menit kemudian ada sms dari sahabat saya yang saya telepon barusan, ternyata isi sms tersebut informasi nomor hand phone dekan, setelah saya mendapatkan nomor telepon dekan tersebut, lalu saya langsung menelepon dekan tersebut, dan menanyakan terkait informasi yang telah beredar tersebut. Lalau dekan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut sambil ketawa-keta, “itu kasusnya sama dengan beberapa mahasiswa yang menghadap saya tadi pagi, informasi tersebut tidak benar adanya, itu jelas-jelas orang yang berusaha menipu, jadi harapannya kepada seluruh mahasiswa agar berhati-hati bilamana mendapatkan informasi yang seperti demikian”.

Penutup dan Saran

Itulah serangkain pencarian informasi yang saya lakukan, untung saya mempunyai kecurigaan dari awal, sehingga belum terjadi apa-apa yang tidak diinginkan, dengan adanya informasi-informasi yang didapatkan disumber yang tepat tersebut, lalu saya meresa lega. Oleh karena itu, harapan saya kepada seluruh mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan seluruh warga Indonesia, apabila mendapatkan informasi-informasi dengan modus atau iming-iming memberikan uang atau mendapatkan hadiah sesuatu, dan mengharuskan teman-teman semuanya untuk mentransferkan sejumlah uang, saya harapkan jangan.

Jangan sekali-kali terpedaya dengan informasi manis yang mereka sampaikan, agar teman-teman tidak menyesal dikemudian hari, maka, apabila mendapatkan informasi, sebelum bertindak, alangkah lebih baik dan eloknya bila kita mengkroscek dulu kebenaran-kebenaran dari informasi yang mereka sampaikan, krosceklah ke orang yang tepat atau di sumber yang terpercaya sesuai dengan dimana informasi tersebut, misalnya seperti contoh yang saya uraikan diatas, maka krosceklah langsung ke pihak dekanat atau pihak rektorat terlebih dahulu, sebelum melakukan segala sesuatu. Akhir kata, mudah-mudahan uraian diatas sedikit bisa memberi pencerahan dan mudah-mudahan kita lebih berhati-hati lagi bila menghadapi persoalan seperti yang demikian.

Trimakasih.


Makna Aku dan Saya?

FIMNY.org. Selamat siang sahabat FIMNY, tulisan kali ini kami akan coba menyajikan tema “Makna Aku dan Saya”, mudah-mudahan sedikit pengetahuan dan pengalaman yang kami sajikan dalam tulisan ini bisa untuk jadi bahan bacaan atau sekedar bahan sharing pengetahuan, yuuk kita simak bersama-sama sajiannya dibawah ini.

Dewasa ini makna “Aku” dan “Saya” hampir tidak lagi ditempatkan ditempat yang seharusnya, berbicara dengan sapaan “Aku” pada seseorang yang umurnya di atas kita bahkan jauh lebih tua dari kita, itu pun masih banyak yang melontarkan sapaannya dengan kata “Aku”. Apakah teman-teman tahu apa itu perbedaan dari kata “Aku” dan kata “Saya”? mungkin secara sederhana pasti semua tahu apa itu makna sapaan dengan kata “Aku” dan kata “Saya”. Apabila ada teman-teman atau adik-adik yang belum tahu sepenuhnya menempatkan kata “Aku” dan kata “Saya”, kini penulis akan mencoba menjawab sebisa penulis, dan bila ada kesalahan atau pun kekeliruan dalam mendefinisikan kata “Aku”  dan kata “Saya”, mohon teman-teman beri masukan atau perbaiki kata-kata “Saya” nantinya. Okey…

Agar lebih bisa kita bedakan kata “Aku” dan kata “Saya”, maka penulis mencoba uraikan sebagai berikut:

1.    Menurut Penulis bahwasannya kata “Aku” itu biasanya sapaan seseorang karib pada seseorang karib lainnya yang seumuran dengannya, atau sapaan seseorang kepada orang yang dibawah umurnya. Gimana ? Apakah teman-teman atau adik-adik mengerti apa yang “Saya” uraikan diatas? Kalau belum mengerti yang “Saya” maksudkan di atas sungguh TERLALUU,,hehe.. bercanda,,,, gini maksudnya perkataan “Aku” biasanya atau sewajarnya atau selayaknya itu kita lontarkan kepada teman sebaya kita, atau sapaan kita untuk para adik-adik kita (yang umurnya dibawah umur kita).

2.    Sedangkan kata “Saya”, menurut penulis kata “Saya” itu biasanya sapaan seseorang pada seseorang yang umurnya diatas umur kita, atau sapaan seseorang kepada orang yang lebih tua dari kita. Gimana ? Apakah teman-teman atau adik-adik mengerti dengan apa yang penulis uraikan diatas? Kalau belum mengerti juga bahwasannya kata “Saya” itu sapaan kita kepada kakak kita, bapak kita, ibu kita, nenek kita, kakek kita, paman kita, bibi kita, dan lain-lain yang umurnya di atas kita.

Itulah uraian sederhana yang bisa penulis suguhkan terkait makna “Aku” dan “Saya”, mudah-mudahan dengan uraian sederhana yang penulis paparkan diatas, paling tidak bisa sedikit kita membedakan penempatan kata “Aku” dan kata “Saya”  dalam hidup dan kehidupan kita sehari-hari.

Ada beberapa kasus yang sering penulis jumpai dalam hidup dan kehidupan sehari-hari. Kasusnya Seperti Ini, pada suatu hari ketika dalam ruangan kuliah, dalam keasikan mendengarkan ceramah yang diuraikan oleh salah satu dosen pada saat kuliah, setelah dosennya menjelaskan pancang lebar terkait materi tersebut lalu dosen itu untuk sementara menyudahi ceramahnya lalu menanyakan pada para mahasiswa-mahasiswanya. Mahasiswa-mahasiswi ku sekalian apakah dalam penyampaian materi yang “Saya” jelaskan dari tadi masih ada yang belum jelas atau masih ada yang ingin kalian tanyakan terkait masalah itu?? Penanya pertama mengangkat tangan tanda dia ingin menanyakan[1] sesuatu, gini pak, “Saya” mau tanya sama bapak terkait apa yang bapak jelaskan dari tadi di atas…………. (dan seterusnya…). Setelah beberapa saat kemudian, lalu angkat tangan salah satu mahasiswa lagi, tanda bahwasannya dia juga ingin menanyakan sesuatu, lalu dia bertanya, seraya dia berdiri, pak “Aku” tuh mau bertanya ke bapak, gini pak “Aku” masih bingung dengan penjelasan bapak dengan poin yang ini[2]…………….(dan seterusnya….), coba jelaskan lagi agar “Aku”  bisa memahaminya.

Itulah segelintir kasus yang sering penulis jumpai dalam hidup dan kehidupan sehari-hari, kalau kita menilainya sekejap dari kasus diatas tentu tidak ada suatu masalah yang perlu dibincangkan, tetapi kalau kita menelaah lebih teliti dari apa yang penulis sampaikan diatas, pastilah ada suatu perbedaan yang sangat tinggi nilainya, tutur katanya, cara penyampaian bahasanya.

Dalam bahasa keseharian dikampung[3] halaman “Saya” bahwasannya perbedaan antara makna “Aku” (nahu[4]) dan “Saya” (mada) itu sangan kental pemaknaannya, karna dari cara tutur sapa yang akan dilontarkan, itulah yang akan jadi penilaian tersendiri dalam hidup dan kehidupan dalam bermasyarakat di masyarat Bima.

Akhir kata, harapan penulis, semoga dari apa yang penulis gambarkan diatas bisa menyadarkan diri “Saya” pribadi dan semua orang yang akan membaca ini. Terimakasih dan sampai jumpa di tulisan-tulisan “Saya” selanjutnya.

Catatan Kaki:

[1] Dalam tulisan kali ini penulis tidak bermaksud menjelaskan apa yang ditanyakan dalam kasus ini, tetapi penulis lebih menitikberatkan dari cara seseorang mahasiswa yang mengajukan pertanyaan kepada dosenya.

[2] Ibid.

[3] Penulis adalah kelahiran Indonesia bagian timur, tepatnya di Kabupaten Bima, Propinsi Nusa Tenggara Barat, tentunya masih diwilayah Indonesia, hehe.

[4] Nahu (bahasa daerah Bima) dalam arti bahasa Indonesia-nya “Aku”, biasanya orang Bima memakai kata tersebut ketika berbicara dengan karib kerabatnya yang seumuran, atau pada saat berbicara dengan orang-orang yang dibawah umurnya, tetapi kebanyakan juga walaupun berbicara dengan karib kerabatnya yang seumuran atau pada saat berbicara dengan adik-adiknya tetap menggunakan kata “Saya” (dalam bahasa Bima-nya mada), itu merupakan bahasa halusnya, agar adik-adik terdidik dari awal bahwasannya dalam tingkah laku dalam hidup dan kehidupan itu ada tata karma dan sopan santunnya.


Dasar Hukum dan Pengertian Somasi

Ilustrasi
FIMNY.org – Selamat pagi sahabat FIMNY, tulisan kali ini kami akan coba menyajikan tema “Dasar Hukum dan Pengertian Somasi”, mudah-mudahan sedikit pengetahuan yang kami sajikan bisa untuk jadi bahan bacaan atau sekedar bahan sharing pengetahuan, yuuk kita simak bersama-sama sajian dibawah ini.

Istilah pernyataan lalai atau somasi merupakan terjemahan dari ingebrekestelling. somasi diatur dalam Pasal 1238 KUH Perdata dan Pasal 1243 KUH Perdata. Somasi adalah teguran dari si berpiutang (kreditur) kepada si berutang (debitur) agar dapat memenuhi prestasi sesuai dengan isi perjanjian yang telah disepakati antara keduanya. Somasi timbul disebabkan debitur tidak memenuhi prestasinya sesuai dengan yang diperjanjikan. Ada tiga cara terjadinya somasi, yaitu:

1.    debitur melaksanakan prestasi yang keliru, misalnya kreditur menerima sekeranjang jambu seharusnya sekeranjang apel;
2.    debitur tidak memenuhi prestasi pada hari yang telah dijanjikan. Tidak memenuhi prestasi dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu kelambatan melaksanakan prestasi dan sama sekali tidak memberikan prestasi. Penyebab tidak melaksanakan prestasi sama sekali karena prestasi tidak mungkin dilaksanakan atau karena debitur terang-terangan menolak memberikan prestasi.
3.    prestasi yang dilaksanakan oleh debitur tidak lagi berguna bagi kreditur setelah lewat waktu yang diperjanjikan.

Ajaran tentang somasi ini sebagai instrumen hukum guna mendorong debitur untuk memenuhi prestasinya. Bila prestasi sudah tentu tidak dilaksanakan, maka sudah tentu tidak dapat diharapkan prestasi. Momentum adanya somasi ini apabila prestasi tidak dilakukan pada waktu yang telah diperjanjikan antara kreditur dengan debitur.

 
Bentuk dan Isi Somasi

Dari telaahan berbagai ketentuan tentang somasi. tampaklah bahwa bentuk, somasi yang harus disampaikan kreditur kepada debitur adalah dalam bentuk surat perintah atau sebuah akta yang sejenis. Yang berwenang mengeluarkan surat perintah itu adalah kreditur atau pejabat yang berwenang untuk itu. Pejabat yang berwenang adalah Juru Sita, Badan Urusan Piutang Negara, dan lain-lain. Surat teguran harus dilakukan paling sedikit tiga kali, dengan mempertimbangkan jarak tempat kedudukan kreditur dengan tempat tinggal debitur. Tenggang waktu yang ideal untuk menyampaikan teguran antara peringatan I, II, dan III adalah tiga puluh hari. Maka waktu yang diperlukan untuk itu selama tiga bulan atau sembilan puluh hari.

Adapun isi atau hal-hal yang harus dimuat dalam surat somasi, yaitu:
1.    apa yang dituntut (pembayaran pokok kredit dan bunganya);
2.    dasar tuntutan (perjanjian kredit yang dibuat antara kreditur dan debitur); dan
3.    tanggal paling lambat untuk melakukan pembayaran angsuran, pada tanggal 14 Agustus 2013 (contoh).

 
Peristiwa-Peristiwa yang tidak Memerlukan Somasi

Ada lima macam peristiwa yang tidak mensyaratkan pernyataan lalai, sebagai mana dikemukakan berikut ini (Niewenhuis, 1988).

1.    Debitur menolak pemenuhan.
Seorang kreditur tidak perlu mengajukan somasi apabila debitur menolak pemenuhan prestasinya, sehingga kreditur boleh berpendirian bahwa dalam sikap penolakan demikian suatu somasi tidak akan menimbulkan suatu perubahan (HR 1-2-1957).

2.    Debitur mengakui kelalaiannya.
Pengakuan demikian dapat terjadi secara tegas, akan tetapi juga secara implicit (diam-diam), misalnya dengan menawarkan ganti rugi.

3.    Debitur lalai tanpa adanya somasi, apabila prestasi (di luar peristiwa overmacht) tidak mungkin dilakukan, misalnya karena debitur kehilangan barang yang harus diserahkan atau barang tersebut musnah. Tidak perlunya pernyataan lalai dalam hal ini sudah jelas dari sifatnya (somasi untuk pemenuhan prestasi).

4.    Pemenuhan tidak berarti lagi (zinloos)
Tidak diperlukannya somasi, apabila kewajiban debitur untuk memberikan atau melakukan, hanya dapat diberikan atau dilakukan dalam batas waktu tertentu, yang dibiarkan lampau. Contoh klasik, kewajiban untuk menyerahkan pakaian pengantin atau peti mati. Penyerahan kedua barang tersebut setelah. perkawinan atau setelah pemakaman tidak ada artinya lagi.

5.    Debitur melakukan prestasi tidak sebagaimana mestinya.

Kelima cara itu tidak perlu dilakukan somasi oleh kreditur kepada debitur. Debitur dapat langsung dinyatakan wanprestasi.


Itulah secuil pengetahuan yang bisa kami sajikan, mudah-mudahan bermanfaat, amin. Oh yach para sahabat FIMNY, jangan bosan yach tuk mampir di website FIMNY.org.

Mengenal Eksepsi (Pembelaan)

FIMNY.org – Selamat siang sahabat FIMNY, tulisan kali ini kami akan coba menyajikan tema “Mengenal Eksepsi (Pembelaan), mudah-mudahan sedikit pengetahuan yang kami sajikan bisa untuk jadi bahan bacaan atau sekedah bahan sharing pengetahuan, yuuk kita simak bersama-sama sajian dibawah ini.

Eksepsi merupakan Hak tangkisan atau pembelaan yang tidak menyinggung isi surat tuduhan (gugatan), tetapi berisi permohonan agar pengadilan menolak perkara yang diajukan oleh penggugat karena tidak memenuhi persyaratan hukum.

Materi penting yang perlu diperhatikan dalam Eksepsi adalah :
1.    Menyangkut kompetensi (absolute dan relative):
2.    Non kompetensi antara lain:
       a.    Gugatan kabur;
       b.    Para pihak kurang lengkap;
       c.    Prematur;
       d.    Kadaluarsa;
       e.    Nebis in idem dll;
     
Contoh Eksepsi Mengenai Kompetensi Absolut
1.    Kewenangan jenis Pengadilan Negeri/ Agama atau Militer atau Tata Usaha Negara, atas sengketa perebutan lahan parkir di sepanjang Jalan Malioboro yang ada?
2.    Bahkan perlu diperhatikan tentang kompetensi atau kewenangan perselisihan hubungan industrial masuk sengketa perdata atau sengketa ketenagakerjaan?

Contoh Mengenai Kompetensi Relatif
1.    Menyangkut kewenangan pengadilan sejenis wilayah hukum mana untuk memeriksa perkara yang ada, seperti Pengadilan Agama, Negeri, PTUN, Militer.
2.    Benar merupakan kewenangan pengadilan Agama ketika menyangkut sengketa perceraian atau warisan sesama muslim dan/atau pewaris yang beragama muslim, adalah Pengadilan Agama Sleman atau Yogyakarta.

Eksepsi Relatif Meliputi
1.    Declinatoire Exceptie
Pengadilan tidak mempunyai kewenangan memeriksa perkara atau bahwa gugatan batal, atas perkara yang pada hakikatnya sama masih dalam proses atau belum ada putusan yang mempunyai kekuatan hukum pasti.

2.    Dilatoire Exceptie
Gugatan belum waktunya jatuh tempo hutang piutang yang diperpanjang jangka waktu pembayarannya atau gugatan sudah diajukan secara premature.

3.    Premtoire Exceptie
Gugatan atas hutang piutang yang telah dibayar lunas atau dibebaskan dari hutang.

4.    Disqualificatoire Exceptie
Gugatan diajukan oleh orang yang tidak berhak.

5.    Exceptie Obscuri Libelli
Gugatan karena melawan hak atau tidak beralasan, batas-batas tanah kurang jelas.

6.    Exceptie Plurium Litis Consortium
Tergugatnya kurang lengkap atau ada Tergugat yang lain yang harus ikut dan/ atau turut di gugat.

7.    Exceptie Non Adimpleti Contractus
Tidak memenuhi kewajiban karena pihak lawan (Penggugat) juga tidak memenuhi kewajibannya pula.

8.    Exceptie Rei Judicatie
Karena sudah pernah diputus dan berkekuatan hukum tetap-nebis in idem-dengan subyek, obyek dan alasan yang sama.

9.    Exceptie Van Litispendentie
Sepadan dengan declinatoire exceptie-dalam proses-“menggantung” yanmg belum berkekuatan hukum tetap.

10.    Exceptie Van Connexitiet
Masih ada hubungannya dengan perkara yang masih ditangani oleh pengadilan/instansi lain dan belum ada putusan.

11.    Exceptie Van Beraad
Sepadan dengan Dilatoire Exceptie- ada perpanjangan dari perjanjian, yang belum jatuh tempo dari suatu perjanjian.

Itulah secuil pengetahuan yang bias kami sajikan, mudah-mudahan bermanfaat, amin. Oh yach para sahabat FIMNY, jangan bosan yach tuk mampir di website FIMNY.org.


Din Syamsuddin Ceramah Tarawih di Maskam UGM

Din Syamsudin
FIMNY.org – Yogyakarta. Hari ini adalah hari kedua Puasa Ramadhan (versi pemerintah), dan bagi umat Muhammadiyah menginjak hari ketiga, kedua versi tersebut sama-sama memiliki dalih yang kuat menurut islam, namun metodenya saja yang berbeda.

Metode yang digunakan baik oleh Muhammadiyah maupun pemerintah sama-sama memiliki dasar yang kuat dalam Islam dan memiliki pertimbangan masing-masing. Tidak ada yang dapat menentukan siapa yang paling benar atau siapa yang salah.

Selanjutnya tergantung kepercayaan yang dianut setiap individu akan memilih mengikuti ketentuan yang mana, mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah atau berdasarkan perhitungan Muhammadiyah.

Mendengar kata Muhammadiyah, pasti hampir semua masyarakat di Indonesia kenal dengan sosok Pimpinan Pusat Muhammadiyah yaitu Bapak Prof. Dr. K.H. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, atau yang popular disebut Din Syamsuddin. Pimpinan Pusat Muhammadiyah berasal dari Sumbawa Nusa Tenggara Barat ini nanti malam Tanggal 11 Juli 2013 akan menyampaikan tausiyah (ceramah) Tarawih di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, informasi tersebut sesuai dengan hasil lansiran tim FIMNY.org di papan informasi Masjid Kampus UGM.

Seorang bapak pemilik 3 orang anak ini pernah menempuh pendidikan sarjana di IAIN Jakarta, dan kemudian melanjutkan pascasarjana dan doktornya di University of California, Los Angeles (UCLA) di Amerika Serikat, jadi ilmu dan pengetahuannya pasti tidak bisa diragukan lagi.

Oleh karena itu, kepada seluruh warga dan masyarakat yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang penasaran dan ingin mendengarkan tausiyah dari Bapak Din Syamsudin, agar meringankan langkahnya nanti malam di masjid kampus UGM. [Jamil]**


Sang Penguasa Dunia

Ketika dunia di pihakmu
Engkau keraskan  suara
Hingga mulutmu  ikut mendunia
Menghinakan kaum di dunia

Namun,
ketika engkau kehilangan kekuasaan duniamu
kaupun  bungkam
Hingga mulutmu  bersuara, mengemis di puja puja
Kehinaan  jadi duniamu

 Ketika harta jadi bantal mu
 Engkau bayar ribuan  orang
 Tuk menjaga duniamu

Namun,
Ketika  kemiskinan menghampirimu
Engkau takut lari dari orang orang
Tuk menghantui duniamu

Ketika wanita ada disamping kiri kanan mu
Engkau anggap telah menguasai dunia
Hingga kekuasaan mendunia mu

Namun,
Dunia mu telah berakhir  duda
di tinggalkan  oleh kekeuasaan, uang dan wanita
Hingga namamu hina oleh  dunia mu…


Yogyakarta,  09 Juli 2013
Karya : Ismail Aljihadi

Postur Baru BBM Subsidi dan Salah Kaprah Alokasi Balsem

Ilustrasi
FIMNY.org - Sejak awal 2000 indonesia telah beralih status dari negara eksportir menjadi Negara Net importior minyak, dengan importasi bahan bakar minyak (BBM) dan minyak mentah lebih dari sepertiga dari kebutuhan nasional, harga BBM nasional sangat bergantung pada harga internasional, akibat impor BBM yang terus naik, defisit fiskal membengkak sehingga mengancam neraca pembayaran, subsidi BBM yang berlangsung selama ini tidak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi, di dalam pasal 7 ayat 2 disebutkan, subsidi disediakan untuk kelompok masyarakat tidak mampu, namun kenyataannya subsidi BBM tersebut dinikmati kelas menengah pemilik kendaran bermotor yang jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahaun.

Masih hangat di ingatan kita semua rakyat indonesia Sabtu 22/06/13 dini hari pemerintah secara resmi menaikan harga BBM bersubsidi jenis premium Rp. 6.500 per liter dan solar Rp. 5.500 per liter selain dipergunakan untuk mengimbangi harga minyak Dunia, kenaikan harga BBM bersubsidi itu diniatkan untuk mengurangi pembelian BBM bersubsidi oleh golongan atas, Namun apa yang terjadi dilapangan menggambarkan mayoritas subsidi masih di isap oleh golongan menengah atas, bagaimana tidak, berdasarkan catatan PT. Pertamina sehari setelah harga BBM naik, konsumsi BBM bukan malah turun melainkan malah naik mencapai 84 ribu kilo liter dari konsumsi normal hanya 80 ribu kilo liter perhari dan penggunaannya sebagian besar masih kendaraan ber roda empat, ini yang menjadi persoalan dalam  alokasi kuato BBM yang seharus nya pemerintah harus mengatur dengan baik dan bukan  menaikan harag BBM bersubsidi.  

Kita bisa melihat Ketimpangan Alokasi

Namun permasalahan tidak berhenti dengan kenaikan harga BBM bersubsidi ada bola panas yang menjalar ke APBN, alokasi subsidi BBM pada APBN-P 2013 yang telah disahkan DPR menjadi lebih besar, yakni bertambah Rp 6,1 triliun dari 194 triliun pada APBN 2013 defisit APBN pun melonjak dari 1,7% PDB APBN 2013 menjadi 2,4%  PBD di APBN-P 2013  akibatnya pemerintah harus berhutang lebih banyak, yang sayangnya tambahan utang itu di pergunakan untuk menyokong peningkatan konsumsi yang tidak produktif seperlima APBN telah tersedot untuk subsidi energi yang bersifat konsumtif, hal ini membuat ruang gerak belanja negara untuk sektor produktif yang lebih bersifat jangka panjang menjadi terbatas jika diteliti lebih jauh akar permasalahan penyesuaian besaran subsidi BBM sebenarnya bukanlah defisit APBN, melainkan ketidak adilan dalam penerima subsidi BBM.

Dengan melihat kondisi seperti itu seharusnya masyrakat berhak untuk kecewa, apalagi jika menilik 12% penduduk miskin lebih dari separohnya 63,4%  berada di desa, hanya kebagian program-progaram karitativ anti kemiskinan, pemerintah mengalihkan subsidi BBM senilai 27,9 triliun untuk lima program kompensasi, yakni penyaluran Beras untuk rakyat miskin, Porogram keluarga harapan, Bantuan siswa miskin, dan bantuan langsung sementara masyarakat sementara atau BLSM.

BLSM mendapatkan alokasi terbesar yakni, 9,7 triliun atau sepertiga dari alokasi untuk 15,5 juta rumah tangga sasaran atau RTS, BLSM ditunjukan membantu sementara warga miskin untuk bertahan hidup terkait kenaikan harga BBM, lagi-lagi pemerintah mengadakan orkestra sinterklastik, pemerintah tidak memberikan teladan tentang etos kerja dan dorongan dasar kepada rakyat untuk keluar dari jeratan kemiskinan.

Ketimpangan itu jelas tidak menguntungkan masyarkat kecil, perombakan postur subsidi BBM demi rasa keadilan ialah hal yang sebenarnya wajib pemerintah lakukan, contohnya BBM untuk petani dan nelayan ditambah dari 2 juta kilo menjadi 10 juta kilo dengan bangunan tambahan jumlah SPBU di sekitar pesisir dengan pola distribusi tertutup, dana pengehematan di alokasikan untuk program anti kemiskinan di pedesaan bukan dalam bentuk BLSM, sebagian untuk pembangunan infrastruktur publik dan transportasi umum sebagian lagi di peruntukan investasi di sektor energi baru terbarukan agar Indonesia secara perlahan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan energi, selain itu juga rencana jangka panjang, BBM bersubsidi untuk transportasi publik dan masyarakat buruh seperti petani dan nelayan juga yang paling penting ada sebagian porsi yang di pergunakan untuk penyerapan tenaga kerja.

Bayangkan apabila dana 27,9 triliun digunakan untuk mendirikan contohnya, seperti UKM mandiri berapa tenaga kerja yang diserap dan berapa banyak usaha yang bisa tumbuh dan berkembang sehingga bisa menciptakan lapanga kerja baru, andai saja UKM memerlukan modal 10 juta rupiah saja dengan dana subsidi BBM tersebut akan tercipta hampir 3 juta usaha baru, bila 3 juta usaha baru tersebut membutuhkan sedikitnya 3 tenaga kerja, sembilan juta angakatan kerja akan terserap dan memilki kepastian penghasilan dari usaha mereka itu artinya 7,17 juta warga Indonesia yang tercatat sebagai pengangguran oleh BPS  Februari 2013 bisa terangkat harkat dan martabatnya.

Berkah Politik BLSM 

Sayangnya kebijakan pemerintah masih belum menyentuh rencana-rencana yang lebih strategis untuk kemaslahatan rakyat, tak urung pembagian BLSM yang berbarengan dengan gejolak kenaikan harga BBM dinilai berbagai kalangan dengan rill penelitian mereka baru-baru ini, survei LSI menunjukan 46,95% publik menyatakan SBY paling berjasa 11,47% responden menyatakan, Hatta Rajasa yang berjasa 16, 12% yang menyatakan tokoh lain.

Sementara itu sebanyak  49,45% publik menyatakan partai demokrat sebagai partai penguasa yang paling berjasa terhadap pemberian BLSM, hanya 16,73% publik menilai partai politik lain berjasa jadi kita bisa lihat pada Oktober 2005 elektabilitas partai penguasa dan penguasa saat itu anjlok hingga 5%-10% akibat harga BBM naik namun 2008 dan 2009 ketika bantuan langsung tunai atau BLT dibagikan partai penguasa dan penguasa mendapat berkah kembali.

Sebenarnya di saat tingkat kecerdasan rakyat semakin tinggi dalam memandang isu politik, masih belum bisa di buktikan seberapa ampuh pemberian BLSM terhadap tingkat konsistensi kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, memang penilaian positif naik setelah pemberian bantuan, tetapi akankah itu bisa bertahan lama di tengah begitu banyak permasalahan yang belum bisa di tuntaskan? Korupsi, ketimpangan kesejahteraan gini yang merupakan angka terbesar semenjak kita merdeka, permasalah infrastruktur dan lain sebagainya ialah tantangan yang masih menunggu datangnya jalan kelur.

Dengan melihat berbagai persoalan yang ada di Indonesia sekarang, Indonesia membutuhkan pemimpin yang bisa menggerakan semangat rakyatnya, pemimpin yang benar-benar bisa berpendirian teguh dan berani bertindak untuk memecahkan masalah negara, hadirnya pemimpin harus harus memberi nyawa, memberikan perasaan kebersamaan didalam lini setiap kehidupan berbangsa untuk Indonesia yang lebih bermartabat, berkah tidak turun serta merta kepada pemimpin yang tidak bisa memberikan keteladanan murni hanya perbuatan nyata dan ketulusan sikap pemimpin yang bisa mendatangkan sebenar-benarnya kepercayan rakyat bukan perkara mudah bukan?

Oleh : Sahrudin, SE.
Kandidat Magister Ekonomi Pembangunan di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, juga sebagai salah satu anggota Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY).

 
Copyright © 2008 FIMNY. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by www.phylopop.com